Sejarah batik Indonesia erat kaitannya dengan perkembangan sistem monarki atau kerajaan di Indonesia pada jaman dahulu, yakni pada jaman kerajaan Majapahit. Selain itu, perkembangan batik juga disebut-sebut memiliki keterkaitan pula dengan perkembangan agama Islam khususnya di Pulau Jawa.

Batik Solo merupakan sebuah perlambang atau ikon dari kota itu sendiri, Solo. Sebagai kota yang terkenal dengan sebutan kota batik, Solo memiliki banyak tempat atau pasar tradisional yang khusus menjual batik dari berbagai macam jenis dan beragam harga. Inilah yang kemudian membuat batik solo terkenal; kemudahan mendapatkannya, baik dari segi harga, kuantitas dan juga kualitas. Boleh saja berpikir bahwa generasi muda zaman sekarang tidak tertarik dengan barang asli Indonesia ini. Namun, setelah melihat berbagai pasar batik di Solo, Anda akan melihat begitu banyaknya pembeli dari berbagia usia, bahkan anak muda, yang membeli batik yang dijual disana. Tidak hanya baju yang dijual, namun juga berbagai barang lain yang berhasil dimodifikasi menggunakan batik, seperti tas, dompet, bahkan sepatu. Banyak orang yang dengan bangga mengenakan batik setelah itu. Namun, sedikit diantara mereka yang benar-benar mengerti akan sejarah batik itu sendiri.